Jumat, 19 Februari 2010

Hujan

  2 comments    
categories: 
Titik-titik halus...
Angin menderu...
Rinai lembut...
Kilatan cahaya di langit...
Tetes-tetes harapan...
Gelegar suara menyentak....
Tercurah...
Tertumpah...
Langit kian kelam...
Dalam gelap malam yang kian menghujung...
Dingin menggigit...
Gemeletuk gigi beradu...
Selimut hangat sebagai penggoda...
Dan aku si tergoda tak berdaya...
Sempurna malam ini...
Peraduanku lebih hangat...
Karena dingin yang kau hantar...
Hujan...

Related Posts:

  • Aku Tak Butuh SesalAku tak ingin hidup dalam penyesalan Kadang kudapati mimpiku tak tergapaikan Tak mengapa bagiku Kadang kutemui jalan buntu di hadapan Tak masalah bagi… Read More
  • Cinta Lama MenyapaSaat cinta lama menyapa...Akankah kau sambut dengan bahagia?Sedangkan kau bukan lagi untuknya...Maukah kau sekedar berjudi?Mencoba kembali rasa yang l… Read More
  • HujanTitik-titik halus... Angin menderu... Rinai lembut... Kilatan cahaya di langit... Tetes-tetes harapan... Gelegar suara menyentak.... Tercurah... Tertu… Read More
  • Biduk Berayun terhempas ombak...Bertahan agar tak terjungkal...Berjuang untuk merapat...Bertahan di dermaga...Biduk adalah pejuang...Tak rela terhempas omb… Read More
  • Kamu, Seutas Tali Yang Mengikat Leherku kenangan masa lalu bersamamu ini seperti tali yang mengikat leherku... membuatku takut bergerak karena kupikir aku akan tercekik nantinya ... lama ak… Read More

2 komentar:

  1. Ehem... pertanyaan.. dibawah selimut itu, bersama siapa ya? hihi... *jgn bilang sama kopi anget atw kompor yak!*

    BalasHapus
  2. bersama bantal guling...yang idup lebih sip lagi....wkwkwkwkwkwk

    BalasHapus