Jumat, 24 Juli 2015

5 Jam di Pusat Kota Kuala Lumpur

Assalamu'alaikum.

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1436 H.
Mohon maaf lahir dan batin.

Yang lagi deg-degan nungguin ART balik kerja mana suaranyaa? Sini yuk, mimik jamu pegel linu bareng aku. Hihihihi. Eniwei, Ramadhan udah berlalu, semoga kebiasaan-kebiasaan bagus yang kita jalankan selama Ramadhan bisa terus kita pertahankan sampai Ramadhan berikutnya, ya. Semoga kita masih dikasih umur sama Allah untuk bisa merasakan Ramadhan lagi. Aamiin.

Sedikit cerita (dan banyak foto) tertinggal dari perjalanan saya ke Sepetang Bersama Blogger 2015 di Malaysia bulan lalu, nih. Sayang kalau dibuang, karena waktu itu sempat jalan-jalan keliling kota Kuala Lumpur selama beberapa jam.


Kuala Lumpur sebenarnya gak beda jauh sama Jakarta, kok. Cuma macet doang yang bedain. Hihihi. Secara fisik, kalau kita jalan-jalan di pusat kota KL, sama aja kayak kita lagi jalan di kawasan Sudirman, Thamrin, Monas sampai Kota Tua. Banyak gedung pencakar langit dan banyak bangunan-bangunan tua bersejarah. Yang bedain mungkin perasaan kita aja dalam hati, karena nyadar kita turis dari "luar negeri", jadi aja ngerasanya semua WOW. Wkwkwkwk. Tapi ada kok emang yang bikin kita berdecak kagum kalau melihat KL secara langsung. Terutama bersih dan teraturnya yang bikin di sana terasa agak lebih keren, dikit. Hmm.

Kebetulan kemarin waktu kami sempit banget untuk bisa eksplor KL. Mungkin cuma sekitar 5 jam. Dan seperti turis-turis pengejar selfie, kami nggak mau buang-buang waktu. Langsung cuuusss ke Kuala Lumpur mengarah ke KLCC. Alhamdulillaah, Abang saya dan istrinya yang tinggal di KL bisa nganter rombongan kami untuk keliling kota hari itu. Gak buang waktu, kami pun meluncur ke KL dari hotel kami di Putrajaya. Silakan dinikmati foto-fotonya, ya.

Muzium Textile Negara












Dataran Merdeka





Kuala Lumpur City Gallery












Central Market Kuala Lumpur


Masjid Asy Syakiriin KLCC




KLCC Twin Tower





Alhamdulillaah, biar pun cuma punya waktu sedikit, sempat juga foto-foto ala turis kekinian pake tongsis di Kuala Lumpur. Pengennya punya waktu lebih, karena masih banyak yang bisa dilihat-lihat di sekitar pusat kota Kuala Lumpur. Mudah-mudahan ada rejeki dari ngeblog lagi, biar bisa jalan-jalan gratis lagi. *langsung cari-cari lomba*  

Selasa, 14 Juli 2015

Toko Mainan Ori Online Terlengkap di Indonesia

Assalamu'alaikum.

Tinggal menghitung hari menuju Hari Raya Idul Fitri, ya. Waah, semoga puasanya lancar sampai akhir. Ngomongin lebaran, udah pada nyiapin angpau buat anak-anak, belum? Hahaha. Biar pun bukan anjuran dalam agama, tapi memberikan uang ke anak-anak saat Hari Raya sudah jadi semacam tradisi di kita, ya. Nggak heran, kalau habis lebaran, anaknya dompetnya tebel, emaknya dompetnya sobek. Wkwkwkwk.



Klik gambar untuk lihat-lihat DotsTOYLAND

Biasanya kalau anak-anak saya sih, uang yang didapat saat lebaran mereka kumpulkan dan buat beli sesuatu yang udah lama mereka inginkan. Dan biasanya lagi, ya nggak jauh-jauh dari mainanlaah. Anak saya yang gede udah mulai kurang tertarik sama mainan fisik. Tapi Safina (6 tahun) masih suka sama mainan-mainan karakter. Terutama karakter-karakter yang lagi nge-trend kayak Frozen, My Little Pony, Barbie, Disney, Fisher Price dan banyak lagi.

Sebenarnya banyak mainan KW yang ngasih produk karakter-karakter yang mirip dengan harga miring. Tapi kalau soal mainan anak saya rada hati-hati milih. Karena kaitannya sama kesehatan dan keselamatan anak saat main, saya prefer mainan yang original. Harga agak mahal sedikit nggak masalah, yang penting terjamin keamanan bahan-bahannya. Setuju, buibuu?


Salah satu tempat mencari mainan anak ori ada di DotsToyland.com. DotsToyland adalah toko mainan online terlengkap di Indonesia. Mereka menjual berbagai merek mainan internasional dengan seleksi terbanyak, harga yang kompetitif (karena sering ngasih discount) dan excellent service (karena \cara pemesanan yang nggak ribet dan pengantaran barang yang terhitung cepat). Yang enak lagi, kalau belanja di DotsTOYLAND, semua barang ready stock alias non-PO (non Pre Order), kecuali kalau barang habis, ya. Semua siap dikirim ke semua kota di Indonesia.



Waktu pertama kali masuk ke website-nya, saya langsung betah. Karena pemisahan kategori-nya jelas dan teratur. Mau cari mainan menurut usia anak, tinggal klik Age. Mau nyari mainan sesuai jenis kelamin anak, tinggal klik Boys atau Girls. Mau lihat-lihat mainan sesuai kategori jenis permainan, bisa pilih mulai dari Action Figures. Baby Toys, Cars, Trains and Planes, Dolls & Stuffed Animals, Electronics, Education and Learning Toys, Games & Puzzles, Lego, Building and Construction Set, Outdoor Play, PreSchool, Toddler and Kids sampai jenis permainan yang menyangkut hobi tertentu seperti koleksi Die Cast atau helikopter rakitan seperti ini.



Safina sempat bingung milih-milih mainan, karena banyak yang dia suka. Tapi karena pertama kali, saya anjurkan dia untuk pilih mainan yang lagi pengen banget dia mau sekarang. Soalnya emang isi DotsToyland ini lengkap banget. Hihihihi. Galaw bocahnya.

Belanja pertama Safina di DotsToyland nggak jauh-jauh dari karakter My Little Pony yang lagi dia gandrungi sekarang. Dia suka banget main Play Doh. Inget, merek ori Play Doh, ya. Soalnya kalau merek lain yang bunyinya mirip-mirip, berarti nggak ori dan nggak jaminan kalau aman buat anak-anak. Waktu My Little Pony Play Doh Set sampai di rumah (cuma nunggu sehari dari pemesanan), Safina langsung girang banget. Dia excited banget sampai mau bikin video tutorial bermain Play Doh. Yuk, nonton dulu.


Buat yang mau ajak anaknya beli mainan setelah lebaran nanti, ajak mereka browsing DotsToyland bareng, deh. Mereka bisa pilih sendiri. Dan karena saya mah orangnya baek banget #uhuk, teman-teman bisa pakai kode voucher saya untuk dapat discount 10% (minimum pembelian Rp 300.000), nih. Kode-nya: WINDA10. Expired 15 Agustus 2015. Monggo dimanfaatkan. Selamat bermain, ya.

Info:
www.dotstoyland.com
info@dotstoyland.com
Line: dotstoyland
WA: +6281517735561
IG: dotstoyland

Jumat, 10 Juli 2015

Pengumuman Pemenang Lomba Share Tips Menabungmu Bersama Cermati

  34 comments    
categories: 
Assalamu'alaikum.

Terima kasih yang sebesar-besarnya untuk semua peserta Lomba Blog Share Tips Menabungmu bersama Cermati. Saya dapat banyak pelajaran penting seputar menabung untuk masa depan. Banyak hal-hal baru yang kreatif dan inovatif yang membuat orang yang sering gagal menabung seperti saya ini jadi semangat lagi untuk menata ulang management keuangan saya. Semoga yang membaca blog post para peserta lomba, teman-teman juga mendapat manfaat yang sama. 

Dari 156 peserta yang masuk, hampir 50% membuat saya pusing untuk menentukan pemenang. Klisenya: kalau semua bisa saya menangin, saya akan menangin. Bhik. Terima kasih juga untuk Cermati, yang sudah membantu saya sepanjang proses lomba dan penjurian. Semoga keputusan ini dapat diterima oleh semua pihak. 


Pemenang Lomba Blog Share Tips Menabungmu Bersama Cermati

Pemenang 1
Mendapatkan uang tunai sebesar Rp 700.000

Langit Amaravati

 Pic courtesy: Langit Amaravati

Pemenang 2
Mendapatkan uang tunai sebesar Rp 500.000

Sabda Awal

Pic courtesy: Sabda Awal

Pemenang 3
Mendapatkan uang tunai sebesar Rp 300.000

Abdul Cholik

Pic courtesy: Abdul Cholik


3 Pemenang Hiburan
Mendapatkan merchandise dari Cermati




Selamat kepada para pemenang. Untuk Pemenang 1, 2 dan 3 harap mengirimkan data diri dan nomor rekening bank, untuk pemenang hiburan harap mengirimkan data diri dan alamat pengiriman di Indonesia. Kirim ke alamat email windafitriani48@gmail.com dengan Subyek: Pemenang Lomba Cermati. Khusus untuk pemenang hiburan, merchandise baru bisa saya kirim paling cepat 2 minggu setelah Hari Raya Idul Fitri. Sabar, ya. :)

Keputusan ini tidak dapat diganggu-gugat. Sekali lagi terima kasih atas partisipasinya. Sampai bertemu di lomba-lomba selanjutnya. Selamat berpuasa. :)

Rabu, 08 Juli 2015

Posie Pixie and The Pancakes, Children Book Story Review

Assalamu'alaikum.

I was so lucky that few weeks ago I received an offer on my e-mail. Someone offered me a bunch of new books to be read and reviewed. Without thinking twice, I scanned the whole collections, and my first choice was this book! 


Yep. It's from a famous serial of Posie Pixie of Whimsy Wood Serial. 

Living in Indonesia, it's hard to find english children book. If I was lucky enough to find it, the price is sometimes so amazing. If I order direct to the publisher, the shipping cost also out of my mind. While my little girl always prefer to read and to be read english book (with exciting illustration, of course).

This particular book, Posie Pixie and The Pancakes is the 7th volume of Posie Pixie's adventure in the wondrous Whimsy Woods. It was just launched last week (as I read from the Facebook fanpage). I haven't read the previous series, but I think each book can stand on its own. There was a brief introduction of each character, like Mrs. Scarlet the squirrel and Wibble the wood louse. 


Reading through the book was such a joy with my daughter. She can't read though, but she really enjoy Posie's and Wibble's adventure in making pancake by looking at the illustration. I have to give credits to Sarah Mauchline too for such a cute and intriguing illustration that make the story even more alive. 

Overall, we both (I and my daughter) enjoy reading this book and feel sorry about Posie and Wibble because their stomach hurt. Ooo, what happened? You should grab this book, get your kids to sit on a cozy couch and find out together. Really, it was an awesome quality time with family. 



Lastly, I have to thank Sarah Hill who has introduced me to Posie Pixie and her friends in Whimsy Woods. I have to find another 6 series. Oh, and by the way, if you buy the paperback direct from the publisher, you will donate certain amount to Wildlife Trust as well. Visit here to make a purchase. Or here to find out more about Whimsy Wood series.


[REVLON “Colorful Affair” Challenge] Double Liner untuk Kepribadian Praktis

  10 comments    
categories: ,
Assalamu'alaikum.

"Memakai make up itu bukan seperti pakai topeng. Make up itu untuk menonjolkan kelebihan wajah kita dan menyamarkan kekurangannya."

Nasihat itu saya dapat dari seorang make-up artist terkenal di Jakarta saat sedang mengikuti Beauty Class beberapa tahun yang lalu. Ucapannya sejalan dengan filosofi cantik saya selama ini. 

"Once you feel good about yourself, your inner beauty will shine through."



Buat saya penting sekali untuk "feel good about myself" karena dari sanalah kepercayaan diri muncul. Cara tiap orang untuk menjadi bahagia dengan dirinya sendiri tentu berbeda-beda. Untuk hal-hal yang berhubungan dengan aktifitas, membaca buku dan menghabiskan waktu dengan keluarga adalah kegiatan yang membuat saya bahagia akan diri saya. 

Untuk hal-hal yang bersifat penampilan fisik, berusaha untuk sehat dan dandan adalah dua hal yang saya nikmati. Saya suka bereksperimen dengan kosmetik. Melihat warna-warni cantik di palette eyeshadow, atau gradasi lipstik aneka warna, semua bisa membuat saya happy. Saya tidak terobsesi dengan penampilan, hanya saja saya suka dengan aktifitas mengenali wajah saya sendiri. Mempelajari bentuk bibir, hidung, tulang pipi, dan mata membuat saya banyak belajar soal anatomi dan kontur wajah.

Akibat sering-sering "ngaca" saya jadi paham kalau misalnya saat menstruasi kulit wajah saya terlihat agak kusam dibanding saat sedang tidak menstruasi. Sehingga saya harus membedakan cara aplikasi foundation dan concealer kalau sedang menstruasi. Atau mengetahui warna bibir saya yang gelap, membuat saya jadi tahu warna-warna apa saja yang sesuai untuk saya. Biar nggak salah beli lipstik, kan. Penting! Hihihihi.

Dari semua itu, mata adalah bagian yang paling saya suka dari wajah kita. Orang bijak mengatakan, "Mata adalah jendela hati." Ahiks. Bener, gak? Setelah pegel ngelirik-lirik bentuk mata, saya berkesimpulan, bentuk mata saya cenderung sayu alias turun di ujung luar. Kalau nggak pinter-pinter dandanin mata, saya sering dikira lagi sakit atau kecapean karena kesannya ke wajah jadi lesu dan kurang bersemangat. Padahal asli, saya mah orangnya bersemangat banget. Swear. Cuma karena salah treatment di mata, persepsi orang bisa berbeda banget.

Karena itu juga, kalau lagi dandan, mata adalah area yang paling banyak mendapat perhatian dari saya. Eyeliner cair, eyeshadow dan maskara adalah tiga alat penting untuk menonjolkan kelebihan mata saya dan menyamarkan kekurangannya.

Begitu dapat kiriman eyeliner dari BBlog beberapa hari yang lalu, keduanya langsung jadi favorit saya. Yang pertama adalah REVLON Colorstay Skinny Liquid Liner warna Black. Eyeliner ini berbentuk cair. Dengan kuas yang super tipis, keras tapi fleksibel, memudahkan saya untuk mengkoreksi bentuk ujung luar mata saya agar bisa memberi kesan naik sedikit. Yang bikin REVLON Colorstay Skinny Liquid Liner ini jadi benda must have buat saya, adalah karena waterproof dan awet banget. Seharian dipakai, nggak perlu retouch berulang-ulang. 



Eyeliner kedua adalah REVLON Colorstay EyeLiner warna Sapphire. Girang banget dapat warna keren gini, soalnya saya lebih suka apply eyeliner ketimbang eyeshadow. Jadi bisa difungsikan buat eyeshadow juga sesekali. Hihihihi. Warna birunya soft, tapi saat diaplikasikan ke mata, langsung nempel dan awet banget. Cara pemakaiannya juga simpel, praktis, gak ribet. Karena tinggal diputar aja, gak perlu diraut segala. Cucok sama kepribadian saya yang praktis.


Look favorit saya untuk mata biasanya nggak neko-neko kalau buat sehari-hari. Nggak perlu pakai eyeshadow, kecuali kalau ke pesta. Yang penting pakai eyeliner. Dan dari beberapa look favorit sehari-hari, look yang ini adalah yang paling saya suka, karena praktis dan cepat banget ngerjainnya. Sret, sret, sret, 5 menit selesai. 

Step by step

1. Pakai concealer di area seputar mata.
2. Rapikan alis.
3. Pakai Eyeliner REVLON Colorstay Sapphire di bagian atas dan bawah mata. Khusus untuk bagian atas mata sengaja agak saya pertebal supaya nanti pas ditimpa sama eyeliner kedua masih tetap kelihatan. Karena bentuk mata saya turun di ujung luar, penting banget untuk buat ekor mata dari eyeliner
4. Pakai Eyeliner REVLON Colorstay Skinny Liquid Liner Black atas garis mata, tepat di bawah REVLON Colorstay Sapphire yang sudah diaplikasikan terlebih dahulu. 
5. Pakai bulu mata dan maskara untuk menyempurnakan bentuk bulu mata.


Beres! Nggak banyak makan waktu, tapi memberi banyak perbedaan, kan? Look ini cocok sama kepribadian saya yang praktis tapi dramatis. Hahahaha! Bilang aja males rempong tapi pengen dandanan cetar.  Cara pengaplikasian yang cepat dan ringkas, kombinasi warna yang tidak terlalu banyak, dan bentuk yang sesuai dengan wajah. Tiga hal itu cukup untuk membuat Look ini menjadi favorit saya dan yang paling mewakili kepribadian saya.  


Sekali lagi, sebanyak apa pun kosmetik yang kita pakai dan selama apa pun waktu yang kita luangkan untuk berdandan, kalau sejak awal kita merasa tidak cantik, hasilnya tetap tidak akan memberi kepuasan buat diri kita sendiri. Penting banget sejak awal, feel good about yourself, no matter what. Soal dandan atau nggak dandan hanya bagian dari excitement untuk mempercantik diri aja. Selamat mencoba! 

Know yourself, love yourself, do good deeds and be confident.  

berpartisipasi dalam "REVLON Colorful Affair Challenge" [3]

Jumat, 03 Juli 2015

Suamiku, Ayah yang Luar Biasa

  63 comments    
categories: ,
Assalamu'alaikum.

Sosok ayah dalam setiap keluarga pasti istimewa, untuk ibu dan juga anak-anaknya. Begitu juga di keluarga kecil saya. Suami saya juga sosok yang istimewa dan luar biasa untuk saya dan anak-anak. Alasannya apa? Boleh ya, saya cerita sedikit. #senyum

Suami saya tumbuh dalam keluarga kecil dan tidak memiliki saudara perempuan. Satu-satunya sosok perempuan dalam hidupnya sejak lahir adalah Mamah (ibu mertua saya). Hal ini mempengaruhi sifat dan sikapnya sehari-hari. Dalam hal menghadapi anak perempuannya sekarang, dia masih banyak bertanya kepada saya, karena sejak kecil jarang terlibat langsung dengan anak perempuan kecil. Tapi di lain pihak, suami saya menjadi sangat bonding dengan ibundanya. Hal ini adalah satu hal yang saya syukuri sampai saat ini karena dia tumbuh menjadi laki-laki yang sangat menghargai perempuan dan sosok seorang ibu.



Profesi suami saya bukanlah profesi yang umum. Dia seorang jurnalis harian olahraga. Jam kerjanya terbalik dengan jam kerja ayah-ayah lain pada umumnya. Saat hampir sebagian besar ayah sudah sampai di rumah pukul 6 sore, dia masih berada di kantor sampai pukul 2 pagi. Begitulah siklus kerjanya sejak kami menikah. Dulu waktu belum punya anak, dia memanfaatkan waktu pagi sampai siang hari untuk beristirahat. Bukan apa-apa, selain jam kerjanya yang "ajaib" itu, hari kerjanya pun bisa dibilang "unordinary" karena dalam satu minggu hanya punya satu hari libur. SATU! Hari Sabtu adalah satu-satunya hari dia tidak ngantor. Hari Minggu? Justru jadi hari tersibuk dalam satu minggunya di kantor.


Dengan jam dan hari kerja seperti itu, dan dua anak yang butuh perhatian seorang ayah, suami saya pun berusaha mengatur kesehariannya. Banyak pengorbanan yang dia lakukan agar anak-anak tidak merasa jauh darinya. Sebab, kalau waktu pagi hingga siang harinya dipakai untuk beristirahat, bisa dipastikan, suami saya tidak akan pernah bertemu dengan anak-anak.


Sejak 10 tahun yang lalu, alur keseharian rumah tangga kami memang jauh berbeda dari kebanyakan keluarga pada umumnya. Pagi hari walaupun masih dalam keadaan mengantuk suami saya bersikeras untuk mengantar anak-anak ke sekolah. Katanya, "Biar sempat ngobrol di motor sama mereka." Siang harinya, dia hanya sempat beristirahat 2 jam saja sebelum pergi menjemput mereka lagi. Pukul 2 siang dia mulai bersiap-siap ke kantor dan menghabiskan harinya di sana sampai dini hari.


Di sela-sela pekerjaan rutinnya di harian olah raga, sesekali suami saya menerima tawaran menjadi komentator pertandingan sepak bola di televisi. Ini dilakukannya sepulang kerja, jadi bisa dipastikan dia akan sampai rumah sudah menjelang jam 9 pagi. Pernah saya tanya karena khawatir dengan kesehatannya, "Capek, gak? Kalau capek jangan dipaksain." Dia berkata, selama bertanggungjawab dengan tubuh sendiri, dan melakukannya lillaahi ta'ala, insya Allah tidak apa-apa.


Di hari Sabtu sebisa mungkin dia mengosongkan waktunya untuk keluarga. Hanya sesekali saja dia bisa memuaskan hasratnya di dunia musik dengan menghadiri acara komunitas musik yang diikutinya. Itu pun kadang dia bawa anak sulung kami, agar waktunya masih bisa dibagi dengan anak.



Kadang dia harus meninggalkan kami selama sebulan penuh karena tugas meliput pertandingan sepak bola di luar negeri. Saat dikirim  kantornya ke Ukraine dan Afrika Selatan, hampir tiap hari kami komunikasi via chat. Dia selalu menanyakan kabar anak-anak dan saya.


Bertahun-tahun sudah kami menjalani gaya hidup seperti ini. Kadang saya suka meringis sendiri kalau ingat bagaimana dia dulu saat anak-anak baru lahir. Suami saya itu penakut sekali. Sampai usia anak 3 bulan dia tidak berani menggendong anak tanpa didampingi oleh saya. Padahal ikatan batin kan bisa terjalin sejak bayi dengan anak, ya. Menyadari ketakutannya itu, saya pun berusaha untuk selalu ada di dekatnya saat dia menggendong dan mengganti pakaian anak. Sesekali kalau anak kami sedang dimandikan, saya minta dia untuk menyiapkan semua peralatan mandinya. Kalau dia sedang ada keberanian, saya suka minta dia ikut menyabuni anak kami. Sengaja saya memilih sabun dan shampo bayi yang aman, terutama kalau tidak sengaja terkena mata. Saya nggak mau suami saya mendadak panik melihat busa sabun dan sampo masuk ke mata anaknya. Hihihihi. Makanya dari dulu saya selalu pakai produk Zwitsal untuk kedua anak kami. Selain aman di mata, Zwitsal juga teruji Hypo-Allergenic.



Sebagai seorang suami, ayah dan lelaki, dia adalah sosok luar biasa. Saya, anak-anak, memandangnya sebagai laki-laki tekun, gigih, penyabar dan penyayang keluarga. Saya pribadi banyak belajar darinya untuk menjadi istri yang lebih baik. Suamiku, ayah yang luar biasa.

"Hanya cinta yang bisa membuat pengorbanan menjadi bernilai ikhlas yang sempurna."